Icho ke-43 di Turki

1 01 2012

Sekitar pukul 19.00 WIB pada hari kamis (21/07) tim olimpiade kimia indonesia yang berlaga di International Chemistry Olympiad (IChO) ke-43 yang diselenggarakan pada 9-18 Juli yang lalu mendarat di Bandara Soekarno-Hatta. Pada tahun ini untuk ke-15 kalinya Indonesia mengirimkan delegasinya yang diwakili oleh:

  1. Stephen Haniel Yuwono (SMAN 1 Purwokerto)
  2. Alimatun Nashira (SMAN 1 Yogyakarta)
  3. Andhika Tangguh Pradana (SMA Kharisma Bangsa)
  4. Joses Grady Nathanael (SMAK BPK Penabur Gading Serpong)

Animo dari para rekan-rekan para delegasi sangat besar. Dapat dilihat para rekan dari delegasi memenuhi Bandara Soekarno-Hatta terminal kedatangan 2E. Mereka datang lebih awal sekitar 30 menit sebelum jadwal kedatangan yaitu pukul 17.25. Salah satu rekan dari delegasi, Wahyudi, tiba di Bandara sekitar pukul 15.30. Terminal kedatangan 2E didominasi oleh rekan dari Joses yang berasal dari SMAK BPK Penabur Gading Serpong dan rekan dari Andhika dari SMA Kharisma Bangsa.
Untuk tahun ini dapat dikatakan merupakan hasil terbaik selama 15 tahun Indonesia berpartisipasi dalam acara ini. Dengan perolehan medali 2 emas (Stephen Haniel Yuwono dan Joses Grady Nathanael) dan 2 perak (Alimatun Nashira dan Andhika Tangguh Pradana) menempatkan Indonesia berada di posisi ke-4 di atas saingan terdekatnya Thailand dan menjadikan Indonesia tim terbaik di Asia Tenggara pada tahun ini. Dominasi China pada ajang ini masih belum terpatahkan dengan perolehan medali 4 emas. Pada posisi kedua ditempati oleh Korea kemudian disusul oleh Rusia.
Melalui wawancara dengan Stephen, tingkat kesulitan soal pada tahun ini relatif sama dengan tahun sebelumnya. Menurut Stephen soal paling sulit adalah soal praktikum yang terdiri atas titrasi penentuan kadar logam, penentuan laju pembentukan gas, dan pemisahan senyawa. Stephen juga memberikan tips suksesnya yaitu berdoa dengan memegang prinsip ora et labora (berdoa dan bekerja), selalu semangat, dan doa restu orang tua. Stephen berharap prestasi Indonesia menjadi lebih baik untuk tahun berikutnya. Dan menurut Stephen peluang Indonesia untuk dapat menjadi tuan rumah untuk ajang ini sangat sulit dikarenakan masih sedikitnya penelitian, dan kurangnya dana untuk sektor penelitian dan penyelengaraan acara ini.
Di lain pihak peserta dari Yogyakarta Alimatun Nashira yang kerap dipanggil Ira sedikit kecewa karena Ira berharap tahun ini bisa meningkatkan prestasinya menjadi emas. Sebagai catatan Stephen dan Ira juga pernah mengikuti event yang sama pada tahun sebelumnya. Namun ia merasa bangga bisa menjadi bagian dari wakil Indonesia karena tahun ini merupakan hasil terbaik Indonesia mengikuti event ini selama 15 tahun.
Olimpiade Kimia Internasional merupakan event dimana siswa-siswa SMA di seluruh dunia yang mewakili negara mereka menunjukkan kemampuan mereka dalam bidang kimia. Pada event ini ujian dibagi menjadi dua sesi yaitu teori dan praktikum. Semenjak keikutsertaannya pertama kali di tahun 1997, Indonesia sudah mengumpulkan 4 emas, 12 perak, dan 21 perunggu. IChO tahun 2012 akan diselenggarakan di Washington D.C., Amerika Serikat.

Peringkat 10 Besar Perolehan Medali IChO 2011

*Nilai (Total) merupakan jumlah nilai peserta yang memperoleh medali

No. Negara Emas Perak Perunggu Honourable Mention Nilai (Total)* Medali (Total)
Cina 4 0 0 0 378.02 4
2 Korea 4 0 0 0 373.47 4
3 Rusia 3 1 0 0 360.42 4
4 Indonesia 2 2 0 0 352.32 4
5 Amerika Serikat 2 2 0 0 350.52 4
6 Thailand 2 2 0 0 350.34 4
7 Iran 2 1 1 0 342.51 4
8 India 2 1 1 0 338.33 4
9 Republik Ceko 2 1 1 0 337.11 4
10 Perancis 2 1 1 0 335.52 4

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: